Rahim Bengkak Apakah Ada Hubungan dengan Miom?

Rahim Bengkak Apakah Ada Hubungan dengan Miom?

Rahim bengkak atau pembesaran rahim dikenal sebagai gejala awal kehamilan. Tapi disamping itu, kondisi lain berupa penyakit atau gangguan kesehatan sangat mungkin menjadi penyebab rahim bengkak. Lalu Rahim Bengkak Apakah Ada Hubungan dengan Miom? Untuk mengetahui jawabannya, sebaiknya Anda simak pembahasan berikut mengenai rahim bengkak !

Baca Juga : Manfaat Daun Kemangi Untuk Menghancurkan Miom

Rahim Bengkak Apakah Ada Hubungan dengan Miom?

Rahim merupakan salah satu organ penting bagi wanita. Rahim dikenal sebagai tempat terjadinya pembuahan dan tempat tinggalnya janin yang kelak terlahir menjadi keturunan. Saat hamil, rahim membesar untuk menunjang tumbuhnya embrio, tetapi akan menyusut kembali ke ukuran normal secara bertahap setelah melahirkan. Sehingga pembesaran rahim saat hamil adalah hal yang normal dan bukan menjadi sebuah kekhawatiran. Namun jika rahim membesar dikaitkan dengan kehamilan tidak normal, maka perawatan medis harus dilakukan.

Selain saat hamil, pembesaran rahim atau rahim bengkak bisa terjadi di luar kehamilan. Dan jelas hal itu disebabkan oleh sebuah penyakit. Lalu apa saja sebenarnya yang menyebabkan rahim bengkak? Apakah miom termasuk penyakit yang bisa menyebabkan rahim bengkak? Ini dia penyebab rahim bengkak :

Kista ovarium

Kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang terbentuk di dalam ovarium (indung telur). Kista ovarium ini dibagi ke dalam dua jenis utama, salah satunya adalah kista fungsional. Kista fungsional muncul sebagai bagian dari siklus menstruasi. Kista yang tergolong umum terjadi ini tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya. Jenis kista yang kedua adalah kista patologis. Berbeda dengan kista fungsional, kista patologis mengandung sel abnormal. Pada sebagian kecil kasusnya, sel abnormal tersebut bersifat kanker.

Gejala umum dari rahim bengkak yang disebabkan oleh kista ovarium adalah :

  • Tekanan dan rasa sakit di perut
  • Nyeri punggung
  • Kesulitan buang air kecil
  • Nyeri saat menstruasi
  • Perdarahan abnormal

Baca Juga : Bahaya Menderita Miom Saat Hamil

Adenomyosis

Adenomyosis adalah suatu kondisi di mana jaringan endometrium tumbuh ke dalam dinding otot rahim. Kondisi tersebut paling mungkin terjadi pada akhir masa subur dan setelah memiliki anak. Adenomyosis berbeda dengan endometriosis, yang merupakan suatu kondisi di mana lapisan rahim berada di luar rahim. Meskipun wanita dengan adenomyosis juga sering memiliki endometriosis.

Penyebab adenomyosis sendiri belum diketahui pasti, tapi penyakit ini biasanya menghilang setelah memasuki masa menopause. Meskipun adenomyosis dapat sangat menyakitkan, kondisi tersebut umumnya tidak berbahaya.

Gejala umum dari rahim bengkak yang disebabkan oleh adenomyosis adalah :

  • Menstruasi yang lama atau pendarahan berat
  • Menstruasi yang menyakitkan, yang terus bertambah buruk
  • Nyeri saat hubungan seksual

Kondisi ini terjadi terutama pada wanita muda yang telah memiliki anak. Wanita berusia 30-an, terutama mereka yang memiliki operasi caesar selama persalinan atau mereka yang telah menjalani operasi rahim lebih mungkin untuk mengembangkan adenomiosis. Jika gejala tidak mengkhawatirkan, obat untuk menghilangkan rasa sakit dapat digunakan seperti, Pil KB dan alat kontrasepsi yang mengandung progesteron dapat membantu menurunkan perdarahan berat. Wanita dengan gejala parah mungkin memerlukan histerektomi untuk menghilangkan gejala.

Kanker endometrium

Kanker endometrium adalah jenis kanker yang menyerang endometrium atau lapisan rahim bagian dalam. Kanker endometrium ini juga menjadi salah satu penyakit yang bisa menyebabkan rahim bengkak. Ini adalah jenis kanker yang dimulai di sel-sel yang membentuk lapisan dinding rahim. Sebuah pembelahan sel yang abnormal dan tidak terkendali dalam sel untuk membentuk jaringan kelenjar dari dinding rahim menyebabkan endometrioid. Kondisi ini biasanya terjadi pada wanita di atas 50 tahun.

Baca Juga : Manfaat Buah Jarak Untuk Miom

Gejala umum dari rahim bengkak yang disebabkan oleh kanker endometrium adalah :

  • Nyeri selama hubungan seksual
  • Sulit buang air kecil
  • Perdarahan vagina saat menstruasi atau setelah menopause

Dalam keadaan seperti itu, pengobatan rahim bengkak melibatkan operasi pengangkatan rahim. Pendekatan ini juga dapat membantu dalam pengobatan kanker endometrium.

Fibroid rahim atau miom

Selain ketiga penyakit di atas, rahim bengkak atau pembesaran rahim juga disebabkan oleh fibroid ragim alias miom. Ya, jadi rahim bengkak ada hubungannya dengan penyakit miom. Sebab, rahim bengkak bisa jadi satu pertanda atau gejala dari penyakit miom.

Miom sendiri adalah tumor jinak (non-kanker) yang ditemukan di sepanjang dinding rahim. Miom ini sering ditemukan pada wanita di usia reproduksi alias usia subur, dan sering dikaitkan dengan kadar hormon estrogen yang meningkat. Wanita dengan berat badan berlebih juga memiliki risiko lebih besar untuk terkena penyakit miom ini.

Miom dapat tumbuh sebagai tumor tunggal atau dalam kelompok. Ukuran miom kecil dan beratnya mencapai beberapa kilogram. Dan selain ditandai dengan rahim bengkak, gejala miom juga meliputi :

  • Siklus menstruasi berat, menyakitkan, atau lama, dan terkadang darah menggumpal
  • Perdarahan di luar menstruasi
  • Nyeri saat hubungan seksual
  • Merasa tekanan di perut bagian bawah
  • Nyeri panggul
  • Sembelit
  • Sering buang air kecil

Baca Juga : Cara Mengobati Rahim Bengkak

Ketika miom kecil dan tidak menglhawatirkan, operasi mungkin tidak diperlukan. Tapi jika miom sudah menyebabkan rasa sakit dan mengkhawatirkan, prosedur bedah yang disebut miomektomi dapat digunakan untuk menghentikan pertumbuhan. Jika gejalanya parah, histerektomi atau operasi pengangkatan rahim mungkin diperlukan untuk meringankan gejala.

Selain penyebab di atas, rahim bengkak juga bisa disebabkan oleh kondisi seperti kehamilan molar dan kanker leher rahim. Serviks fibrosis, sindrom Asherman dan kelainan kongenital yang melibatkan leher rahim, vagina atau rahim juga bisa menjadi penyebab rahim bengkak.

Jadi, Rahim Bengkak Apakah Ada Hubungan dengan Miom? Jawabannya sudah bisa Anda lihat dari penjelasan di atas. Miom memang bisa menjadi penyebab rahim bengkak. Untuk itu, waspadai jika Anda mengalami rahim bengkak. Segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. Sementara solusi untuk mengobatinya, Jelly Gamat Gold G adalah pilihan tepat. Sudah terbukti ampuh mampu membantu mengobati miom. Khasiat serta keampuhannya bahkan bukan sekadar omong kosong belaka, karena sudah banyak testimoni dari para konsumennya.

Baca Juga : Kandungan Lengkap Jelly Gamat Gold G

Jika anda ingin berkonsultasi dengan Kami silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 223 557 127

SMS/WA/Telp : 085 793 507 222

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Posted by : Admin OBAT PENGHANCUR MIOM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *