Ciri-Ciri dan Tanda Miom Membesar

Ciri-Ciri dan Tanda Miom Membesar

Buat penderita miom, kenali Ciri-Ciri dan Tanda Miom Membesar, dan segera lakukan penanganan yang tepat sebelum miom tersebut benar-benar membesar dan semakin mengganggu. Ingat, miom merupakan penyakit yang cukup serius bagi wanita, karena miom berisiko menyebabkan sulit hamil dan juga berisiko menyebabkan keguguran.

Ciri-Ciri dan Tanda Miom Membesar

Miom menjadi ancaman yang sangat serius untuk wanita. Tidak sedikit wanita yang mengetahui dirinya terkena miom tapi tidak merasakan gejalnya. Miom sebenarnya bisa mengecil sendiri ketika penderitanya memasuki masa menopause. Namun seringkali miom juga berkembang menjadi lebih besar sehingga menyebabkan beragam masalah seperti yang telah dikatakan tadi, yaitu sulit hamil, serta berbagai gangguan kesuburan, haid tidak teratur, nyeri haid berlebihan, dan menyebabkan kandungan lemah.

Baca Juga : Manfaat Buah Kapul Untuk Miom

Miom memang bukan termasuk tumor ganas (kanker). Miom bersifat jinak alias non-kanker. Miom bisa hilang dengan sendirinya, tapi miom juga bisa terus berkembang dan membesar ukurannya. Beberapa gejala miom membesar mungkin bisa dirasakan dengan cepat atau lambat. Anda harus mengetahui seperti apa tanda-tanda ciri-ciri miom membesar.

Berikut ini adalah beberapa tanda di mana ukuran miom membesar, yakni :

  • Pendarahan berat saat menstruasi

Gejala yang paling sering terjadi sebagai tanda ukuran miom membesar adalah adanya pendarahan yang berat saat menstruasi dan adanya darah haid berwarna hitam pekat. Pendarahan tersebut bahkan bisa lebih besar dibandingkan menstruasi normal.

Normalnya, pada saat menstruasi, proses pembekuan darah dalam rahim bekerja untuk mencegah pendarahan berlebihan, dan rahim juga memeras bagian pembuluh darah yang bekerja pada rahim. Namun ketika ada bagian rahim dengan pertumbuhan miom yang membesar maka cara rahim tidak bisa membuat pembuluh darah menutup. Akibatnya darah akan terus mengalir.

Miom juga membuat sejenis protein yang membuat ukuran pembuluh darah di sekitarnya menjadi lebih besar. Kemudian beberapa gabungan protein membuat ukuran ini semakin besar. Sehingga ketika pembuluh darah bekerja saat menstruasi maka darah yang keluar akan semakin banyak.

Dengan pendarahan menstruasi yang berat, penderita miom tentu akan sangat menderita. Sebab, sel darah merah lebih cepat habis dan keluar dari tubuh. Hal tersebut jelas dapat menyebabkan anemia dan tubuh menjadi sangat lemah.

Baca Juga : Manfaat Tomat Untuk Mengobati Miom

  • Nyeri panggul dan terasa ada tekanan

Rahim yang normal terletak di bawah bagian tulang kemaluan dan masuk ke bagian panggul, atau tepatnya rahim terletak dibawah kandung kemih, di atas bagian rektum dan ada usus di sekitarnya. Jika ukuran miom terus membesar maka bisa menyebabkan nyeri panggul dan perasaan tertekan yang tidak nyaman.

Karena letak rahim sangat dekat dengan kandung kemih dan usus, maka ketika pada rahim tersebut terdapat miom dan ukurannya terus membesar, penderita bisa merasakan tekanan yang kuat, serta menyebabkan nyeri dan tidak nyaman di sekitar panggul. Sebab, miom dan ukuran rahim yang membesar menyebabkan tekanan.

Nyeri dan tekanan pada bagian panggul bisa menyebabkan penderita merasa tidak nyaman. Hal itu jelas akan berdampak pada aktifitas sehari-hari yang akan terganggu karena rasa sakit yang tak tertahankan.

  • Sering terasa nyeri mendadak

Meski merupakan jaringan abnormal, miom juga membutuhkan darah dan oksigen. Dan itu berarti miom juga mengambil darah dan oksigen seperti organ lain. Sehingga ketika miom membesar, maka menyebabkan nyeri mendadak yang sangat singkat atau bahkan selama beberapa hari.

Ketika miom membesar, pembuluh darah yang bekerja untuk miom tidak bisa memberikan darah dan oksigen sesuai dengan kebutuhan jaringan tersebut. Kemudian ketika miom tidak mendapatkan makanan, maka sel-sel dalam miom akan mati dan mulai melepaskan beberapa bahan kimia yang menyebabkan nyeri, sakit dan tekanan.

Kondisi tersebut bisa menyebabkan rahim menjadi bengkak dan nyeri yang bisa bertahan beberapa lama. Bahkan ketika zat kimia yang disebarkan akibat kematian sel miom masuk ke dalam darah, maka penderita bisa mengalami demam singkat atau selama beberapa hari. Demam dan nyeri juga bisa disebabkan oleh kondisi lain.

Baca Juga : Manfaat Ampuh dari Grapefruit Untuk Menghancurkan Miom

  • Terjadi masalah kandung kemih

Miom yang terus membesar bisa menyebabkan masalah pada kandung kemih, seperti sering buang air kecil, dan terasa sakit atau panas saat buang air kecil. Hal itu terjadi karena rahim terletak tepat di bagian bawah kandung kemih, seperti yang telah dikatakan tadi. Maka ketika miom membesar, kandung kemih akan mendapatkan tekanan yang cukup kuat dan membuat kandung kemih terus ingin mengeluarkan air seni. Akibatnya, penderita bisa mengalami buang air kecil lebih sering bahkan sangat sering sehingga sulit untuk mengkontrolnya.

Beberapa aktifitas yang menekan bagian kandung kemih juga bisa menyebabkan buang air kecil yang tidak terkendali. Seperti misalnya ketika sedang batuk, bersin, tertawa, mengangkat benda berat dan bahkan hanya untuk berjalan kaki.

  • Sembelit

Ukuran miom yang terus membesar juga bisa menyebabkan sulit buang air besar. Bahkan jika makan serat yang cukup dan asupan vitamin sekalipun. Sembelit juga bisa berkembang menjadi sakit perut pada satu atau dua sisi seperti perut melilit. Hal itu terjadi karena miom sering tumbuh ke bagian belakang dan menekan usus besar. Hal itu membuat usus besar tidak bekerja dengan baik sehingga menyebabkan sembelit. Sembelit bahkan bisa lebih parah akibat tekanan yang besar pada sekitar kandung kemih dan rektum. Akibatnya, sembelit menyebabkan metabolisme tubuh menjadi sangat buruk. Kemungkinan kotoran yang menumpuk dalam tubuh juga bisa menyebabkan pertumbuhan sel abnormal seperti kanker.

Baca Juga : Tips Menjalani Hidup Sehat Agar Haid Lancar

  • Sakit saat berhubungan seksual

Ukuran miom yang membesar bisa menyebabkan tekanan pada rahim secara berlebihan. Tekanan rahim yang terus membesar juga bisa menyebabkan wanita tidak akan nyaman saat berhubungan seksual. Pasalnya, ukuran miom yang semakin besar juga bisa menganggu rahim berkontraksi ketika berhubungan seksual. Hal itu juga bisa menyebabkan pendarahan setelah berhubungan seksual.

  • Perut bawah bengkak, seperti orang hamil

Miom yang membesar mempengaruhi ukuran rahim, sehingga penderita bisa terlihat seperti sedang hamil, perut akan terlihat bengkak pada bagian bawah dan kemudian bisa menyebabkan perut tidak nyaman. Bahkan kondisi tersebut membuat penderita tidak bisa minum, makan atau melakukan berbagai pekerjaan dengan nyaman. Umumnya masalah ini memang tidak berbahaya namun ketika rahim terus membesar maka ini bisa menyebabkan perut tidak nyaman.

  • Nyeri dan tekanan pada kaki

Miom yang membesar juga menyebabkan tekanan pada bagian kaki. Hal ini juga menyebabkan kaki menjadi tidak nyaman saat duduk, berdiri atau berjalan. Kondisi tersebut akibat perkembangan miom yang semakin besar dan kemudian bisa menyebabkan tekanan pada bagian syaraf yang ada di bagian panggul hingga ke kaki. Jika hal ini sering terjadi, maka penderita miom bisa menjadi tidak nyaman dan kemungkinan akan sering mengeluh dengan sakit kaki. Terkadang sakit pada kaki juga bisa terjadi mendadak tanpa ada gejala yang lain.

Itulah Ciri-Ciri dan Tanda Miom Membesar. Segera lakukan tindakan penanganan ketika miom yang Anda derita menunjukkan tanda-tanda membesar seperti yang dicirikan di atas. Ingat, miom yang Anda derita berisiko menyebabkan keguguran dan kemandulan. Untuk solusi pengobatannya, Kami merekomendasikan Jelly Gamat Gold G alias GOLD-G Bio Sea Cucumber, yang merupakan obat miom dari ramuan herbal. Khasit serta keampuhannya sudah terbukti sudah ada banyak testimoninya. Jadi, tidak perlu diragukan kualitasnya.

Baca Juga : Legalitas Jelly Gamat Gold G

Jika anda ingin berkonsultasi dengan Kami silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 223 557 127

SMS/WA/Telp : 085 793 507 222

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Posted by : Admin OBAT PENGHANCUR MIOM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *