Pengaruh Kista Rahim Terhadap Kesuburan Wanita

Pengaruh Kista Rahim Terhadap Kesuburan Wanita

Selamat datang kembali di website resmi kami obatpenghancurmiom.xyz yang selalu siap memberikan solusi dan informasi kesehatan terutama untuk penyakit miom. Dalam kesempatan kali ini kami sebagai admin akan mengulas tentang Pengaruh Kista Rahim Terhadap Kesuburan Wanita, nah bagi anda yang penasaran dengan pengaruh kista terhadap kesuburan mari simak artikel di bawah ini sampai selesai.

Pengaruh Kista Rahim Terhadap Kesuburan Wanita

Ada anggapan yang beredar di masyarakat bahwa orang yang terkena kista di ovarium (indung telur) akan sulit memiliki anak. Apakah benar demikian?

Kista yang bersifat jinak, berukuran kecil, dan tidak terlalu berpengaruh pada kesuburan. Seseorang bisa saja hamil meski ada kista dalam indung telurnya. Lagi pula ovarium seorang perempuan ada sepasang. Jika salah satunya terganggu dan tidak berfungsi, maka ada satu lagi sehingga kehamilan masih dapat terjadi.  Namun selalu harus dipantau oleh dokter kandungan agar kista tersebut tidak membahayakan kehamilan. Kista yang memiliki diameter lebih dari 5 sentimeter dapat melintir pada saat terjadi kehamilan, dan jika pecah akan menimbulkan nyeri yang sangat hebat.

Kista akan membahayakan dan mengganggu kesuburan manakala ia aktif tumbuh dan ukurannya udah besar. Kista endometriosis mengganggu kesuburan karena secara mekanik bisa sebabkan perlengketan-perlengketan. Adanya perlengketan sebabkan proses ovum pick-up (lepasnya sel telur yang udah matang) sehingga sukar ditangkap fimbriea (ujung tuba falopi). Akibatnya, pembuahan sukar terjadi.

Selain itu, terdapatnya kista endometriosis secara imunologis kesuburan terhitung terhambat karena timbulnya reaksi-reaksi kekebalan mengganggu fungsi sel telur, sperma, dan embrio secara alami. Jika dibiarkan, endometriosis akan semakin berat dan biasanya perempuan kesulitan hamil.

Kista berisi cairan kental, dan tersedia pula yang berwujud anggur. Kista terhitung tersedia yang berisi udara, cairan, ataupun bahan-bahan lainnya. Kista biasanya tidak disertai keluhan dan gejala. Keluhan baru terlihat jikalau ukurannya udah membesar, atau letaknya mengganggu organ lain di sekitarnya. Jika menekan saluran kemih, usus, saraf atau pembuluh darah besar di kira-kira rongga panggul, tumor akan mengakibatkan keluhan kesulitan kencing, problem pencernaan, layaknya tidak bisa buang air besar, kesemutan, atau kaki sering bengkak.

Gejala lain adalah nyeri lebih kurang perut, kadang waktu merasakan perut agak membesar.  Gejala andaikata kista pecah adalah sakit perut hebat yang mendadak, atau pendarahan hebat pada selagi terjalin seksual. Kista endometriosis termasuk mampu mengganggu kehidupan seksual sebab akan timbul rasa nyeri pada selagi terjalin intim.

Berdasarkan tingkat keganasannya, kista terbagi dua, yakni non-neoplastik dan neoplastik. Kista non-neoplastik sifatnya jinak dan kebanyakan akan mengempis sendiri sesudah 2 hingga 3 bulan. Sementara kista neoplastik kebanyakan mesti dioperasi, tetapi hal itu pun tergantung pada ukuran dan sifatnya, apakah membahayakan atau tidak.

Selain pada ovarium kista termasuk mampu tumbuh di vagina dan di tempat vulva (bagian luar alat kelamin perempuan). Kista yang tumbuh di tempat vagina, antara lain inklusi, duktus gartner, endometriosis, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh di tempat vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenjar sebasea serta inklusi epidermal.

Sementara itu, spesialis kandungan dan kebidanan dr Hardi Susanto dari RS Graha Medika, mengatakan 20-30% kista berpotensi menjadi ganas. Tandanya, terjadi pembesaran dalam waktu singkat sehingga memicu tumbuhnya kanker.

Hingga saat ini, lanjut Hardi, kista masih menjadi misteri dalam dunia kebidanan. Pasalnya, sampai sekarang belum diketahui secara pasti faktor-faktor penyebab tumbuhnya kista dalam tubuh seorang wanita. Karena itu, cara pencegahannya pun belum terungkap secara jelas.

Tetapi dalam literatur ada yang menyebutkan penyebab kista ovarium karena gagalnya sel telur (folikel) berovulasi. Dalam siklus reproduksinya, satu sel telur dalam ovarium wanita setiap bulan akan mengalami ovulasi. Yakni, keluarnya inti sel telur dari folikel untuk kemudian ditangkap serabut fimbria dan ditempatkan di saluran ovarium (tuba falopi), dan siap dibuahi jika bertemu sperma. Sedang folikel yang sudah kehilangan inti sel telur disebut corpus luteum, secara normal akan mengalami degenerasi hilang diserap tubuh.

Namun, adakalanya proses keluarnya inti sel telur dari dalam folikel gagal terjadi. Sel telur yang gagal berovulasi tersebut lama-kelamaan bisa berubah menjadi kista. Selain itu, dapat pula terjadi kegagalan penyerapan corpus luteum oleh tubuh. Hal ini pun berpotensi menyebabkan kista.

Baca Juga : Obat Herbal Kista Rahim Ampuh

Selain berasal dari kelainan pada sel telur (folikel), kista di ovarium juga bisa tumbuh begitu saja. Kista semacam itu disebut kista cokelat karena terdiri atas selaput berisi darah kental atau sering disebut endometriosis.

Seiring dengan berjalannya waktu, kista tadi terus mengalami pembesaran. Dalam jangka waktu yang beragam, bisa berbulan-bulan atau bertahun-tahun, kista terus tumbuh hingga diameternya mencapai puluhan sentimeter.

Tidak ada patokan mengenai ukuran besarnya kista sehingga berpotensi pecah. Ada kista yang berdiameter lima sentimeter sudah pecah, namun ada yang sampai 20 cm belum juga pecah. Tetapi, pecahnya kista, katanya, bisa menyebabkan pembuluh darah robek dan menimbulkan terjadinya pendarahan, yang sangat berbahaya dan harus dibawa ke rumah sakit untuk dihentikan pendarahannya tersebut agar pasien tidak kehabisan darah.

Satu-satunya jalan paling efektif dengan mengangkat kista melalui operasi (umumnya dengan alat laparoskopi). Pasalnya, tindakan pengobatan hingga saat ini belum memberikan hasil memuaskan. Hasil operasi selalu harus diperiksa secara histopatologi untuk kepastian kemungkinan ganas atau tidak.

Tindakan operasi pengangkatan kista, menurut Hardi, tidak menjamin kista tidak tumbuh kembali. Hal ini merupakan bagian dari misteri tentang kista yang belum terpecahkan.

Rekomendasi Dari Kami

Selain dengan pengangkatan kista dengan cara operasi, anda jangan khawatir karena kini anda dapat melakukan pengobatan secara alami tanpa rasa takut yang menghantui diri anda yaitu dengan cara mengkonsumsi herbal Jelly gamat gold g yang mempunyai khasiat mampu mengatasi penyakit kista sampai sembuh total.

Jelly Gamat Gold G terbuat dari 100% Bahan Herbal Alami dari Teripang Emas (Teripang Jenis Golden Stichoupus Variegatus). BIOGENE R & D SDN BHD (Malaysia) selaku produsen Jelly Gamat Gold G telah menggunakan teknologi modern berstandar GMP (Good Manufacturing Practice), standarisasi yang harus dipenuhi setiap industri obat-obatan.

Anda tidak perlu ragu dengan khasiat dan kualitas Jelly Gamat Gold G. Seperti yang bisa Anda lihat di atas, beberapa konsumen sudah banyak merasakan khasiat Jelly Gamat Gold G dalam mengobati miom. Selain itu juga, Jelly Gamat Gold G sudah terdaftar di BPOM RI dengan nomor registrasi TI174656711. Jelly Gamat Gold G juga memiliki sertifikasi HALAL. Jadi, Anda tidak perlu ragu untuk memilih Jelly Gamat Gold G.

 Untuk lebih rinci dan jelas silahkan anda KLIK >> Legalitas Jelly Gamat Gold G

Mungkin itulah artikel tentang Pengaruh Kista Rahim Terhadap Kesuburan Wanita yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat sehingga bisa membantu mengatasi masalah kista yang mungkin terjadi pada diri anda. Salam Sehat Dari Toko Zahra Herbal.

Post by : Obat Penghancur Miom

Artikel Lainnya:

Berbagai Jenis Tumor Jinak Berdasarkan Letaknya
Berbagai Jenis Tumor Jinak Berdasarkan Letaknya
Manfaat Olahraga Bagi Penderita Miom
Manfaat Olahraga Bagi Penderita Miom
Kenapa Bisa Terjadi Sakit Perut Bagian Bawah

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *