Manfaat Kubis Untuk Kanker Rahim dan Cara Mengolahnya

Manfaat Kubis Untuk Kanker Rahim dan Cara Mengolahnya

Pernah mendengar bahwa kubis berkhasiat mengobati penyakit kanker? Mau tau juga seperti apa Manfaat Kubis Untuk Kanker Rahim dan Cara Mengolahnya? Berikut ini bisa anda simak langsung pembahasan lengkapnya mengenai manfaat kubis untuk penyakit kanker.

Manfaat Kubis Untuk Kanker Rahim dan Cara Mengolahnya

Kubis atau kol merupakan jenis sayuran yang banyak dikonsumsi dengan berbagai olahan. Mulai dari lalapan, campuran gado-gado, bahan isian bakwan, serta dimasak sebagai sayur berkuah. Sayuran yang memiliki nama latin brassica oleracea ini tersedia dalam beberapa jenis di antaranya kubis hijau, kubis ungu, dan kubis keriting.

Kubis tergolong dalam kelompok crucifera, kelompok ini dikenal karena kandungan sulforaphane dan indoles-nya yang berkhasiat sebagai antikanker. Riset tentang indoles membuktikan kemampuannya mendeaktivasi metabolit estrogen yang menyebabkan tumor, terutama pada sel-sel payudara. Pada saat yang sama indoles meningkatkan senyawa tertentu yang bersifat protektif terhadap kanker.

Selain menekan pertumbuhan sel tumor, indoles juga dapat mengurangi proses metastasis sel kanker. Metastasis adalah pergerakan sel-sel kanker ke bagian tubuh yang lain sehingga terjadi penyebaran sel tumor.

Sementara itu, sulforaphane berperan meningkatkan peran enzim yang bertanggung jawab dalam detoksifikasi. Dengan semakin optimalnya detoksifikasi, substansi karsinogenik penyebab kanker bisa lebih cepat disingkirkan. Selain itu, studi tentang sulforaphane dan efeknya terhadap tumor pada tikus menunjukkan bahwa sulforaphane menyebabkan tumor berkembang lebih lambat dan beratnya lebih kecil. Sulforaphane dapat menyebabkan apoptosis (bunuh diri sel kanker) pada sel-sel leukemia dan melanoma.

Banyak orang telah tahu manfaat mengonsumsi pangan nabati, seperti sayuran dan buah yang kaya phytonutrients (gizi nabati). Phytonutrients mampu mencegah kanker karena berfungsi sebagai antioksidan—sehingga dapat mencegah berbagai kerusakan sel tubuh akibat serangan radikal bebas.

Suatu studi di Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle, AS, yang melibatkan sampel manusia lebih dari 1.000 orang mengungkapkan, mereka yang rajin makan sayuran dapat mengurangi risiko kanker kolon sebesar 35 persen, sedangkan yang mengonsumsi kubis dapat menekan risiko kanker 44 persen. Sementara studi di Belanda dengan sampel lebih dari 100.000 orang hasilnya relatif sama, yaitu konsumsi sayuran bisa mengurangi risiko kanker kolon 25 persen, kubis bisa mengurangi risiko sampai 49 persen. Hal ini menegaskan bahwa peran kubis sebagai sayuran antikanker dapat diandalkan.

Kubis dapat mengurangi risiko kanker paru sampai 30 persen pada kelompok bukan perokok. Pada kelompok perokok, lebih baik lagi, yaitu menekan risiko kanker paru sampai 69 persen. Jadi, ini dapat menjadi kabar baik bagi perokok, kalau memang tidak bisa berhenti merokok jangan lupa selalu mengonsumsi kubis sebagai sayur teman nasi.

Sampai saat ini belum diketahui obat kanker dan penyebabnya pun cukup beragam. Sering kali deteksi kanker amat terlambat sehingga pertolongan menjadi semakin sulit. Oleh karena itu, upaya preventif harus lebih diutamakan untuk mengatasi kanker. Di sinilah gizi memainkan peranan penting untuk menawarkan proses pencegahan sehingga penyakit yang mematikan itu dapat dihindari.

Mengonsumsi kubis mungkin tidak menjadi garansi bahwa Anda akan terbebas dari penyakit kanker. Namun, paling tidak risiko untuk terserang penyakit tersebut menjadi lebih kecil karena unsur nutrisi dan substansi lainnya di dalam kubis telah terbukti berkhasiat bagi kesehatan.

Membiasakan diri mengonsumsi kubis 3-5 serving seminggu adalah sangat dianjurkan. Satu serving setara dengan 1 cup. Memilih kubis yang ditanam secara organik jelas akan membawa manfaat lebih besar karena sayuran organik mengandung phytonutrients lebih tinggi. Di Indonesia, sayuran organik kini dapat dijumpai di swalayan-swalayan tertentu. Hanya saja harganya masih relatif lebih mahal dan ketersediaannya belum begitu luas.

Dengan beragam kandungan dan khasiatnya tersebut, maka tak heran bila manfaat kubis bagus untuk penyakit kanker, termasuk kanker rahim. Sementara itu, cara terbaik mengonsumsi kubis ini adalah dengan memakannya dalam keadaan mentah. Jika kamu tipikal orang yang tak bisa makan sayuran mentah maka kubis tak akan hilang nutrisinya jika dijadikan jus sayuran atau dikukus.

Cara pengolahan kubis :

  • Pertahankan nilai gizi kubis dengan memilih kubis yang masih baik. Kubis yang robek kemungkinan vitamin C di dalamnya akan berkurang
  • Jangan mencuci atau memotong kubis jika tidak digunakan karena dapat menghilangkan nutrisinya.
  • Bisa dijadikan bahan tambahan untuk jus sayuran
  • Sebaiknya dikonsumsi mentah agar nutrisinya tidak lenyap.

Itulah Manfaat Kubis Untuk Kanker Rahim dan Cara Mengolahnya yang bisa anda coba dari sekarang. Selain itu, untuk mengobati kanker rahim ada rekomendasi yang bagus berupa obat herbal kanker rahim, yang efektif mengobati tanpa operasi, tanpa kemoterapi, tanpa radioterapi, dan tanpa efek samping yang membahayakan, yaitu obat herbal Ace Maxs. Kualitasnya tidak perlu diragukan, sudah terdaftar di BPOM RI dan juga DEPKES RI. Dan khasiatnya pun sudah teruji dan terbukti, sudah ada testimoninya.

Baca Juga : Obat Ampuh Sembuhkan Kanker Rahim

Obat Kanker Rahim

Untuk mengetahui informasi lebih lanjutnya, atau jika anda ingin berkonsultasi terlebih dahulu, silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 793 507 222

SMS/WA/Telp : 085 223 557 127

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Posted by : Admin OBAT PENGHANCUR MIOM

 

Baca artikel menarik lainnya :

Manfaat Daun Tempuyung Untuk Kanker Rahim
Manfaat Daun Tempuyung Untuk Kanker Rahim
Manfaat Daun Kenikir Untuk Penyakit Kanker Rahim
Manfaat Daun Kenikir Untuk Penyakit Kanker Rahim
Kandungan Herbal Alami Jelly Gamat Gold-G
Nutrisi dan Vitamin Agar Cepat Hamil yang Perlu Anda Ketahui

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *